Senin, 29 Oktober 2018

FILSAFAT 1


Sistem perkuliahan dalam belajar Filsafat yang diampu oleh Prof. Dr. Marsigit, M.A  menggunakan metode Blended Learning menggunakan pembelajaran berbasis web dan tatap muka. Prof. Dr. Marsigit, M.A adalah ahli dalam filsafat khususnya filsafat dalam matematika. Untuk lebih lanjut mengenai Profil beliau silahkan kunjungi blog beliau ; http://powermathematics.blogspot.com atau http://staffnew.uny.ac.id/staff/131268114

Filsafat merupakan olah pikir. Berfilsafat itu bisa dari mana saja, kapan saja, dimanapun dan kapanpun. Belajar filsafat juga belajar pikiran para filsuf. Ada beberapa filosofi, turun ideologi, turun paradigma, turun teori, turun model, turun sintaks, dan paling rendah yaitu contoh. Segala ilmu ada dua hal, yaitu objek material dan objek formal. Objek material itu isinya, objek formal itu metodenya. Engkau melihat ada dua hal, apa yang kau lihat dan bagaimana cara kau melihat.

Filsafat itu dibawah Spiritual. Tingkatan yang paling tinggi itu Spiritual baru Filsafat. Filsafat tidak pernah menjangkau  spiritual, karena beda domain. Domain filsafat itu pikiran, sedangkan domain spiritual itu hati dan yang lainnya. Filsafat itu lebih lembut dari benda yang paling halus. Yang bisa mengalahkan kelembutan filsafat adalah kelembutan hati. Tidak ada yang bisa mengalahkan spiritual. Karena filsafat itu bisa mengisi ruang tanpa mengisi. Sehingga dalam belajar filsafat kuatkan juga Agamamu dalam artian Doa dan ibadahmu (Spiritual).

Ilmu itu diperoleh dari membaca dan pengalaman hidup. Ilmu itu tidak fakir namun tidak berilmu itu adalah fakir dan fakir itu cenderung miskin. Jadi orang yang tidak berilmu itu cenderung miskin. Namun miskin dalam filosofi berbeda dengan miskin menurut orang awam. Miskin tidak memiliki uang itu miskin menurut orang awam, namun dalam filosofi bisa berbagai macam seperti miskin penglihatan, miskin pendengaran, miskin silaturahim maka dengan ilmu itulah yang digunakan untuk membentengi diri kita dan terhindar dari itu semua.

Maka salah satu cara dalam berfilsafat dengan membaca, membaca, dan membaca. Karena berfilsafat itu bisa dari apa saja, apa saja yang dipikir, apa saja yang dilihat, apa saja yang dirasakan , semua bisa dimaknai sebagai awal dalam berfilsafat. Karena filsafat adalah olah pikir.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar